Nyi endang geulis adalah salah satu tempat destinasi sejarah jaman dulu. Nyi endang geulis bertempat di Cirebon talun. Tempat ini sering di kunjungi oleh berbagai macam Negara. Nyi endang geulis sendiri mempunyai sejarah singkat dan mempunyai peninggalan peninggalan. Tempat ini bisa di bilang tempat keramat, banyak orang datang ke situ untuk meminta sesuatu hal yang dia inginkan, seperti meminta agar di lolos kan dalam tes pekerjaan ada pun yg memita atas dasar politik. Di tempat ini juga terdapat 2 peninggalan yaitu sumur dan balong. Sumur sendiri di beri nama sumur jaya, dan balong nya sendiri di beri nama balong kemulyaan.

Nyi endang geulis sendiri pun mempunyai keinginan untuk maju, dan kedepan nya ingin memperbagus halaman depan, wc, bersertakan parkiran. Di sana pun sering di adakan nya sedekah bumi yang sering di lakukan setahun sekali, yang di adakan apabila masyarakat panen hasil tanam nya dan itu di lakukan oleh seluruh masyarakat.
Di nyi endang geulis sendiri mempunyai bangunan yang di anggap oleh sebagian masyarakat sebagai tempat penglaris agar usaha yang mereka bangun tercapai atau terlaksana. Di nyi endang geulis pun tidak memungut biaya seperser pun atau boleh di katakana gratis untuk umum. Tetapi sering juga ada orang yang suka relawan memberi uang atau bingkisan kepada kuncen (pemandu) atau kepada penjaga nyi ending geulis sendiri. Lingkungan nyi endang geulis ini sendiri sangat lah asri dan nyaman karna pendatang selalu menjaga kebersihan dan banyak terdapat tanaman dan pepohonan.

Dan ketika kita masuk ke dalam bagian belakang, kita akan di sajikan sedikit pemandangan yang enak di pandang oleh mata, di bagian belakang juga terdapat peninggalan sumur dan balong. Bagian atas pun kita dapat melihat pilahan bambu yang sering di jadikan tempat hidup nya hewan hewan salah satu nya monyet.
Ada pun syarat yang harus di lakukan bila bertapa atau berdiam diri di nyi endang geulis, salah satu syarat nya adalah berpuasa dan berdiam diri di tempat yang sudah di sediakan yang di namakan maqbaroh. maqbaroh ini pun terbagi menjadi 2 yaitu maqbaroh wetan (selatan) dan maqbaroh kulon (barat). Maqbaroh wetan ini di pergunakan untuk berdiam diri nya atau tempat bertapa nya khusus cewe, dan maqbaroh kulon untuk berdiam diri nya atau tempat bertapa nya khusus cowo. Salah satu syarat itu adalah agar keinginan yang kita ingin kan tercapai.

Di sana pun terdapat warung, warung itu di nama kan warung kliwon yang di buka setiap jumat kliwon saja. Di warung itu pun terdapat seperti sembako, botol aqua, ada pula makanan ringan dan kemenyan. Di samping warung juga terdapat pendopo, pendopo ini adalah tempat untuk menunggu antrian bila banyak pengunjung dan tempat untuk obrolan obrolan penting dan bisa untuk bersemedi di tempat tersebut. Dan salah satu nya lagi adalah masjid, masjid ini adalah tempat orang beribadah para pengunjung atau penduduk setempat.

Ketika ada pengunjung yang datang ke nyi endang geulis sebagian masyarakat di situ menyambut nya dengan sangat senang, tapi di sisi lain penyambutan itu tidak sekedar penyambutan. Sebagian masyarakat dari berbagai kalangan meminta sedekah seihklas nya dari setiap pengunjung yang datang atau yang mengunjungi ke nyi endang geulis tersebut.