Assalamualaikum wr ... wb ...
Hallo semuanya ... ini adalah review saya yang terakhir tentang patilasan nyi endang geulis, di potingan saya yang sebelumnya saya sudah membahas tempat – tempat yang ada di nyi endang geulis seperti maqbaroh , masjid , pendopo , sejarah, silsilah , lokasi , peliharaan , sumur, balong , warung kliwon , dan acara . dan kali ini saya mungkin akan membahas tentang situasi disana , biaya masuk dan masyarakat sekitar patilasan nyi endang geulis .
Langsung saja saya akan membahas tentang situasi di sana . sebenarnya patilasan nyi endang geulis sangat nyaman karena suasananya yang sangat asri dan letaknya agak sedikit di dataran tinggi juga mungkin jadi hawa – hawa nya itu adem sayang gitu dia letaknya susah di jangkau, padahal suasana disana sangat enak banget. Saat kalian masuk pintu utanya itu akan kelihatan ada pos sebelah kiri dan sebelah kanan ada warung kliwon ( yang sudah saya jelaskan di post sebelumnya ) . setelaah melewati pos di sebelah kiri itu ada maqbaroh lalu di tengah – tengah maqbaroh dan masjid itu ada pendopo jadi kalian tahu kan masjid ada di sebelah kanan pendopo. Di belakang warung kliwon itu ada tempat parkir sepeda dan motor,di sebelah tempat parkir juga ada WC sama tempat wudhu , saya itu sangat di sayangkan gitu wc dan tempat wudhunya menurut saya kurang layak pakai gitu padahal tempatnya itu sudah bagus tidak kumuh seperti tempat sejarah yang sudah terlupakan , okey kita lupakan masalah wc ini .
Saya itu suka banget dengan tatanan tanaman yang ada di nyi endang geulis , kenapa ? karena dia itu walau pun tempatnya patilasan atau tempat ziarah tapi dia itu banyak bunga – bunga yang kesannya enak diliat biasanya kalau patilasan – patilasan yang lain itu terkesan serem gitu buat diliat kalau ini mah engga enak aja gitu diliat.bunga – bunganya itu letaknya di depan maqbaroh dan depan pendopo.
Selanjutnya kita beralih ke sumur dan balong , sumur dan balong inikan letaknya di sebelah masjid jadi dia itukan letaknnya balong dulu baru sumur mereka juga sangat di sayangkan mungkin saat kami datang belum musim hujan jadi air itu surut tapi sangat di sayangkan juga daun- daun yang berjatuhan kedalam sumur dan balong itu tidak di bersihkan itu kayak meghancurkan keindahan yang sudah ada didalamnya . dan di tempat itu di depan sumur dan balong ada makam tapi itu bukan makam dari nyi endang geulis dan pangeran walasungsang yah kawan – kawan tapi makam dari keluarga kuncen nyi endang geulis. Karena di sana hanya patilasan bukan makam .
Dan saya mau menyarankan seandainya kalian berkunjung ke nyi endang geulis itu bawalah uang kecil yang banyak karena masyarakat di sana itu sama dengan tempat – tempat ziarah yang lain pasti akan banyak sekali yang meminta – minta , padahal untuk masuk ke sana itu tidak bayar dan tidak bayar parkir engga tau sih kalau hari – hari besar bayar atau tidak . mungkin kalau bayar pun hanya parkir 2000 rupiah
Ini adalah review terakhir dari saya jangan lupa kalian baca – baca postingan dari kelompok kami yang lainnya ada banyak lohh :D
Mohon kritikannya kepada kami tinggalkan di kolom komentar TERIMA KASIH ...
Wassalamualaikum wr... wb ...
0 Komentar